Untuk Maysha dan Arkan

Anakku...
ketika Kami semakin tua,,
kami berharap kalian memahami dan memiliki kesabaran kepada kami

Suatu ketika bila kami memecahkan piring,
atau menumpahkan sop diatas meja, karena penglihatan kami berkurang,
kami harap kamu tidak memarahi kami...,
orang tua itu sensitif,,,
selalu merasa bersalah saat kamu berteriak

Ketika pendengaran kami semakin memburuk,
dan kami tidak bisa mendengar apa ayang kamu katakan,
kami harap kamu tidak memanggilku "Orang tua pekak/Tuli!"
mohon ulangi apa yang kalian katakan atau menuliskannya....
Maaf, anakku... kami semakin tua

Ketika lutut kaki kami mulai lemah, kami harap kamu memiliki kesabaran untuk membantu
kami bangun seperti bagaimana kami selalu membantu kalian saat kalian masih kecil,
untuk belajar berjalan.... Kami mohon, jangan bosan dengan kami

Ketika kami terus mengulangi apa yang kami katakan, seperti kaset rusak...
kami harap kalian terus mendengarkan kami....tolong jangan mengejek kami,
atau bosan mendengarkan kami....,
apakah kalian ingat ketika kalian masih kecil dan kalian ingin seikat balon?
kalian mengulangi apa yang kalian mau berulang-ulang sampai kalian mendapatkan apa yang kalian inginkan.

Maafkan juga bau badan dan mulut kami...tercium seperti orang yang sudah tua dan bau tanah...
Kami mohon jangan memaksa kami untuk mandi....
tubuh kami lemah nak.....

Orang tua mudah sakit karena mereka rentan terhadap dingin..
Kami harap kalian melihat kami tidak terlihat kotor bagi kalian...
apakah kalian ingat ketika kalian masih kecil?
Kami selalu mengejar-ngejar kalian... karena kalian tidak ingin mandi...
Kami harap kalian bisa bersabar dengan kami...,
ketika kami selalu rewelini semua bagian sebagai orang yang menjadi tua renta,,
Kalian akan mengerti ketika kalian tua nanti...

Dan jika kalian memiliki waktu luang.., Kami harap kita bisa berbicara....walaupun hanya beberapa menit
Kami sedih sendiri sepanjang waktu di hari tua, dan tidak memiliki seorang pun untuk diajak bicara....
Kami tahu kalian sibuk dengan pekerjaan atau dengan keluarga kalian nantinya...
Bahkan jika kalian tidak tertarik dengan cerita masa tua kami...,
Kami mohon berikan kami waktu untuk bersama kalian walau tidak satu rumah tinggal...,

Apakah kalian ingat ketika kalian masih kecil?
Kami selalu mendengarkan apapun yang kalain ceritakan tentang mainan kalian, hobi kalian, kesukaan kalian dan lainnya...

Ketika saatnya tiba menuju hembusan nafas terakhir kami....,
dan kami hanya bisa terbaring, sakit dan sakit....
Kami harap kalian memiliki kesabaran untuk merawat kami....

MAAF.......kalau kami sengaja mengompol atau membuat berantakan...
Kami harap kalian memiliki kesabaran untuk merawat kami...,
selama beberapa saat terakhir dalam hidup kami ....
Kami mungkin tidak akan bertahan lebih lama lagi....

Ketika malaikat datang mencabut nyawa kami...,
kami harap kamu memegang tangan kami dan memberikan kami kekuatan untuk menghadapi kematian...
dan jangan khawatir, ketika kami bertemu dengan Sang Pencipta... Allah SWT...
Kami akan selalu berdoa pada-Nya..
untuk selalu memberikan berkah pada kalian...., karena kalian anak kami yang soleh dan soleha selalu mencintai, dan mendoakan orang tuanya .....Emi dan Empi kalian..

Terima kasih atas segala perhatian kalian, nak...kami mencintai kalian dengan kasih yang berlimpah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar