Disini dial ke Speedy nya langsung dari Mikrotik, yaitu merubah perangkat modem speedy setting menjadi Bridge. Yang harus pertama kali dilakukan yaitu merubah modem menjadi bridge, dengan langkah-langkahnya sebagai berikut :
I. Merubah Modem Speedy menjadi Bridge;
a. Melalui web browser ketik alamat IP Address Modem;
b. Ketik IP modem speedy Anda (biasanya 192.168.1.1 atau 192.168.1.254)
c. Muncul form Login, isikan data default kolom user : admin dan kolom password : admin.
d. Klik "Interface Setup" kemudian "Internet"
e. Pada opsi "ISP" pilih "Bridge Mode"
f. Klik "Save"
Pada tahap ini kita telah menyelesaikan langkah awal dari setting modem menjadi bridge, modem
telah siap untuk didial dari mikrotik.
II. Setting Pada Mikrotik melalui winbox
a. Tentukan IP Address pada masing-masing port yang ada di mikrotik
Contoh : IP Mikrotik
Ether 1 Mikrotik : 192.168.1.2 (Speedy1) ----> Colokkan Modem 1 pada Ether 1
Ether 2 Mikrotik : 192.168.2.2 (Speedy2) ----> Colokkan Modem 2 pada Ether 2
Ether 3 Mikrotik : 192.168.3.2 (Local) ----> Colokkan Swicht Hub pada Ether 3
b. Dial PPPoE Speedy di MikroTik Login menggunakan Winbox Klik menu "PPP" Klik "+" pada
tab "Interface" untuk menambahkan Pilih "PPPoE Client"
Pada
kolom name, rename dengan nama interface pppoe speedy anda.
Pada opsi "Interfaces" pilih
interface/port mikrotik yang terhubung dengan modem speedy.
Contoh : Name : Speedy Line 1
Interface : 1. Internet 1
- Klik tab "Dial Out"
- Isi dengan username speedy Anda pada kolom "Username"
- Isi dengan password speedy Anda pada kolom "Password"
- Klik "Apply" atau "OK"
Jika interface/port, username dan password benar, status di bawah kanan jendela menjadi
"Connected" atau flag interface menjadi "R" atau Running.
Periksa
kembali pada IP > Address, IP > Route, IP > DNS. Akan muncul
konfigurasi IP yang
diberikan speedy untuk mikrotik router bisa terkoneksi
dengan internet.
c. Lakukan kembali langkah diatas pada Ether 2, perubahan hanya pada Nama dan Interface serta
dial up ke modem Speedy 2
Pada kolom name, rename dengan nama interface pppoe speedy 2.
Pada opsi "Interfaces" pilih interface/port mikrotik yang terhubung dengan modem speedy 2.
Contoh : Name : Speedy Line 2
Interface : 2. Internet 2
Lakukan pula pada tab Dial Out nya, isikan user
- Isi dengan username speedy Anda pada kolom "Username"
- Isi dengan password speedy Anda pada kolom "Password"
- Klik "Apply" atau "OK"
Jika interface/port, username dan password benar, status di bawah kanan menjadi Running.
d. Selanjutnya kita atur NAT ( Network Address
Translation )
agar Client dapat terkoneksi ke
Internet atau dapat mengakses internet. Caranya
masuk ke menu -> IP -> Firewall -> NAT
(seperti gambar ini ).
Buat 1 buah NAT Rule, pada “General” -> Chain = srcnat, ->OutInterface = pppoe out1.
Lalu pada option “Action” kita
pilih -> Masquarade.
Langkah seperti gambar, ikuti sesuai nomor urut pada gambar.
Kemudian pada tab Action pada gambar dibawah ini.
e. Lakukan kembali membuat NAT Rule seperti langkah (d), perbedaan hanya pada out
interfacenya aja.
f. Tahap akhir adalah tahap penggabungan antar 2 line ISP Speedy tersebut.
a. Buka menu "IP"
b. Pilih "Route"
c. Pada Menu Route list Klik "+" (tambah)
d. Dst. Address biarkan 0.0.0.0/0
e. Pada Gate away Pilih 1. Internet 1, dan kedua tambahkan gate away 2. Internet 2
f. Klik Apply atau OK
III. Selesai, anda telah mensetting 2 Line ISP Speedy pada Mikrotik. Selamat mencoba tutorial ini, semoga berhasil,
Penulis : Mayzain Koko, S.Sos
Referensi : Dari google.com







